WELCOME to putradaribunda On Line

Terima kasih telah mengunjungi BLOG ini. Blog ini berisikan informasi yang sifatnya membangun dan jauh dari hal-hal berbau pornografi, karena blog ini mempunyai konsep edukasi.

About Me

Contact, personal information, education background, organizational background, working experiences, job skill, computer skill, hobbies.

Tampilkan postingan dengan label Georefencing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Georefencing. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Desember 2010

Download Tutorial ArcGIS: Registrasi (Georeferencing) peta pada arcGIS 9.x

Nah, sekarang waktunya untuk memulai mengerjakan digitasi peta menggunakan ArcGIS. Hal yang  sangat penting dalam digitasi peta adalah melakukan registrasi peta. kenapa hal ini perlu di lakukan? Karena kita perlu memperkenalkan peta yang akan kita buat kepada ArcGIS, karena software ini tidak dapat mengenali koordinat yang ada dipeta yang akan kita kerjakan. Ya bagaimanapun, ArcGIS tetap merupakan suatu tools yang harus di jalankan oleh manusia. Inti paling mendasarnya, kita tetap lebih pintar dari software apapun… hahaha….

OK… 86… Kita lanjutkan proses pendigitasiannya, tak perlu panjang lebar. Peta yang telah di siapkan, masukkan dalam suatu folder yang masih kosong. Ini sekedar tips saja, supaya data yang akan kita buat tidak tercecer kesana-kemari. Udah??? Belum??? Cepetan dikit donk…

Okey… langkah selanjutnya buka ArcGIS, pada shortcut tertulis ArcMap. Setelah terbuka ArcGISnya, pastikan dulu tools “Georeferencing” udah muncul. Kalau belum muncul ya kita munculkan saja. Gitu aja kok repot.

Udah muncul “Georeferencing” kita lanjutkan ke langkah beikutnya… buka “ArcCatalog”

Drag masuk file peta yang akan di registrasi. Apabila muncul teks bar “created pyramids”, pilih”yes”.

Setelah masuk peta ke halaman layer, waktunya kerja registrasi peta.  Pada bagian langkah ini, perlu kita ingat kembali bahwa peta ini mempunyai system geodetik. Oleh karena itu, butuh konversi koordinat peta menjadi decimal.

1 derajad = 60 menit = 3600 detik.

Untuk peta yang di keluarkan oleh Bakosurtanal, pada skala 1:50.000 umumnya setiap peta mempunyai besar 150x150. Oleh karenanya gampang apabila akan melakukan perhitungan menjadi decimal. Namun apabila koordinat yang akan di registrasi sampe detik, ini akan sedikit menyulitkan. Namun ada rumus yang dapat di pakai untuk konversi ke decimal.

Derajad+(menit/60)+(detik/3600).

Perlu di ingat, apabila posisi berada pada selatan khatulistiwa alias berada pada koordinat lintang selatan, maka hasilnya di kali minus 1.

Okey, lanjut…  pilih “add control points”… selanjutnya pilih koordinat yang telah di hitung untuk registrasi (saran saja, untuk registrasi pilih koordinat pada setiap sudut). Klik kiri terlebih dahulu, selanjutnya klik kanan, maka akan muncul pilihan. Pilih "input X and Y" dan akan muncul tampilan seperti gambar di atas pada sebelah kiri. Isikan pada “x” nilai koordinat bujur, dan “y” nilai koordinat lintang.

Apabila keempat sudut koordinat sudah selesai teregistrasi, maka hal terakhir adalah menyimpan data koordinat yang telah di masukkan. Pada georeferencing, selanjutnya pilih “update georeferencing”.

Akhirnya peta telah selesai di registrasi. ‘N sekarang udah dapat melanjutkan proses digitasi…



Tambahan:

Buat cek apa udah bener langkah registrasinya, kita buka aja “Data Frame Properties” pilih general.

Isi map dengan “Desimal Degrees

Display dengan “Degree Minutes Seconds”

Lihat pada tampilan cursor, apakah sudah sesuai dengan daerah yang ada di peta.



Selamat Mencoba