WELCOME to putradaribunda On Line

Terima kasih telah mengunjungi BLOG ini. Blog ini berisikan informasi yang sifatnya membangun dan jauh dari hal-hal berbau pornografi, karena blog ini mempunyai konsep edukasi.

About Me

Contact, personal information, education background, organizational background, working experiences, job skill, computer skill, hobbies.

Tampilkan postingan dengan label Sendiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sendiri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2007

Aku Menangis Untuk Negriku 3 Kali

Saat aku pertama dilahirkan dari rahim ibu

Adalah tangisan pertamaku

Saat menyaksikan alam liar yang akan aku jalani selama hidupku

Udara panas seakan menyengat kulitku yang halus dan putih

Membakar jiwa yang akan memulai perjalanan hidup

Perjalanan berliku yang akan aku alami


Aku menangis untuk kedua kalinya

Saat menyaksikan negriku, negri yang makmur

Dengan ribuan orang kelaparan

Di sudut-sudut kota, dan di desa nan sejuk

Perut buncit menghiasi keluguan anak-anak kecil

Saat bermain riang di pinggir kali yang kumuh

Tercemari oleh tangan-tangan penyembah harta

Sungguh ironis, namun inilah potret negriku saat ini


Aku menangis untuk negriku 3 kali

Tangisan yang cukup sedikit

Bila dibandingkan tangisan di luar sana

Tangisan seorang ibu pada anaknya

Tangisan seorang anak yang kelaparan

Serta tangis bayi, lapar dan haus akan arti hidup


Untuk terakhir kalinya aku akan menangis

Di saat aku meninggalkan dunia persinggahan ini

Untuk selama-lamanya

Masih kulihat negriku yang permai tiada berubah

Di tangan penguasa yang haus kedudukan serta kekuasaan

Yang akan mengantar negriku pada negri petaka

Rakyat kecil pada kesengsaraan

Pada strata yang s’makin jelas

Malam Buram Bintang

Aku bernyanyi dalam kesendirianku

Sambil mengingat kenangan bersama seorang sahabat

Kenangan yang cukup indah

Walau engkau kini telah pergi jauh

Ke suatu tempat yang takkan mungkin aku datangi

Untuk menjenguk seorang sahabat lamaku


Malam ini angkasa begitu buram

Langit masih enggan untuk meneteskan air matanya

Tanah tempat aku berpijak masih tampak kering

Mengharap hujan cepat turun dari langit

Hanya angin lalu-lalang melewati bumiku yang kosong


Aku memandang keluar lewat sebuah jendela di kamarku

Yang memang hanya ada satu buah

Sambil tersenyum sendiri mengingat masa laluku

Bersama sahabat-sahabatku yang kini tak ada di sampingku

Jauh di seberang lautan, membatasi jarak aku dan sahabatku

Tersenyum dalam kebosananku, tertawa dalam kesendirianku


Malam ini sangat lain bagiku

Pikiranku dipenuhi memori-memori lampau

Yang secara misterius menghampiri otakku yang kosong

Saat-saat aku merasakan wanginya duniaku

Terima kasih ku pada Malam Buram Bintang

Hingga aku mampu tersenyum untuk malam ini

Ingatlah aku kawan, seperti aku mengingatmu saat ini


= = = = = = = = = = / / / / / = = = = = = = = = =

© ZchelenK ==> 24 Juni 2007

May,5,2007

Tak terasa malam ini

Malam minggu menghampiriku

Sekitar sepi dan sunyi

Setelah hujan menyirami bumiku

Menemani kesendirianku malam ini


Dengan sepuntung rokok di tangan kananku

Ku menulis dengan pena HI-TEC-C 0,3 ku

Meregangkan otak yang sedikit dipenuh dipenuhi rasa penat

Oleh hari-hariku yang penuh beban


Malam minggu malam yang panjang

Hal itu pula yang kurasakan saat ini

Bahkan denting suara jam dindingku

Terdengar jelas di kedua telingaku


Ku hanya mampu duduk di depan pintu

Memandangi keluar kostku yang dingin

Langit mendung, bintang yang buram, rembulanpun tak mampu bersinar

Inilah suasana malam ini menemaniku


= = = = = = = = = = / / / / / = = = = = = = = = =

© ZchelenK ==> 13 Juni 2007