WELCOME to putradaribunda On Line

Terima kasih telah mengunjungi BLOG ini. Blog ini berisikan informasi yang sifatnya membangun dan jauh dari hal-hal berbau pornografi, karena blog ini mempunyai konsep edukasi.

About Me

Contact, personal information, education background, organizational background, working experiences, job skill, computer skill, hobbies.

Tampilkan postingan dengan label Mengenal Lebih Dekat Software ArcGIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengenal Lebih Dekat Software ArcGIS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Januari 2011

Download Tutorial ArcGIS: CONVERT SISTEM KOORDINAT GEODETIK MENJADI UTM MENGGUNAKAN ArcToolBox

Salam Boemi Indonesia...

Kali ini kita mencoba untuk merubah system koordinat dari geodetic menjadi UTM ataupun sebaliknya pada ArcGIS, namun kita akan mencoba merubah dari geodetic menjadi UTM.  Kita akan menggunakan “ArcCatalog” untuk merubah system ini.

Siiippppp…….

Go to “TKP”=…..

Sekarang buka terlebih dulu ArcMap. Jangan lupa juga aktifkan ArcCatalog. Udah??? Sekarang masukkan shapefile yang akan di rubah menjadi UTM. Sesuai rencana di atas, kita rubah daru geodetic menjadi UTM. Kali ini contoh shapefile udah mempunyai system geodetic.

Langkah pertama, buka ArcCatalog, selanjutnya pilih “data management tool => projections and transformations => define projection”


(gb.1)

klik 2 kali, maka akan muncul seperti berikut.


(gb.2)

Masukkan shapefile yang akan di rubah menjadi system UTM pada “Input Dataset or Feature Class”, lalu tekan icon seperti di tunjuk di atas untuk memasukkan system. Maka selanjutnya akan muncul seperti ini.

(gb.3)

Pilih “select”, maka muncul “Browse for Coordinate system”.

Selanjutnya pilih “project coordinate systems => UTM => dan selanjutnya kita sesuaikan dengan dengan posisi UTM kita berada”

Kali ini saya menggunakan system UTM “UTM Zone 50 S”, karena kebetulan saya berada di kota Makassar.

Selanjutnya tekan “add”. Maka akan kembali ke tampilan “spatial reference properties”. Tekan aja “OK” dan anda akan kembali ke tampilan “define projection”.

Setelah itu, tekan untuk melakukan proses.

Udah selesai deh…  sekarang system shapefile anda udah berubah menjadi system UTM…

ni tambahan... peta pembagian zona di indonesia





Jumat, 10 Desember 2010

Mengenal Lebih Dekat Software ArcGIS


ArcGIS merupakan software atau perangkat lunak yang dikembangkan oleh ESRI (Environment Science & Research Institute). ArcGIS merupakan salahsatu software yang diperuntukkan GIS. Software ini memiliki dasar informasi geographic yang dapat dilakukan kompilasi dengan data-data geospasial.

Dengan menggunakan software ArcGIS, kita dapat dapat melakukakan analisis terhadap data-data spasial yang diinterpretasikan menggunakan berbagai parameter. Dengan mengenal fasilitas pada arcGIS, kita tidak hanya dapat melakukan registrasi peta (georeferencing) dan melakukan digitasi peta saja, namun lebih banyak lagi informasi yang dapat diperoleh dengan melakukan analisis dengan menggunakan ArcGIS.

Dengan memanfaatkan software ArcGIS, kita bisa memproses dengan menggunakan tools yang telah disiapkan oleh ArcGIS. Beberapa contoh informasi yang diperoleh dengan melakukan analisis dengan menggunakan software ArcGIS antara lain:
- Data informasi geospasial dengan menggunakan basis geodatabase
- Luasan suatu area yang luas (berbagai instansi terkait)
- Distribusi sebaran data ORE (pertambangan)
- Interpretasi 3D suatu wilayah

Pada posting kali ini saya akan hanya menulis gambaran umum mengenai ArcGIS dekstop secara garis besar. Maklumlah, karna membutuhkan sesuap nasi setiap harinya, makanya saya tidak bisa fokus pada hanya menulis tutorial ini. Tapi informasi ini gratis kok, sekalian anggap amalan.

ArcGIS dekstop secara umum terdiri dari 5 dasar aplikasi, yaitu ArcMap, ArcCatalog, ArcToolbox, ArcScene, dan ArcGlobe. Masing-masing memiliki kegunaan yang berbeda-beda, namun masih terkoneksi atau berhubungan dengan baik. Untuk memanfaatkan antara satu aplikasi satu dengan aplikasi lain, maka perlu dipahami dasar masing-masing aplikasi. Saya akan jelaskan berdasarkan bahasa teknis saja, biar cepet paham.

ArcMap
ArcMap merupakan aplikasi yang dipergunakan untuk mengolah data peta. Hal yang dapat dilakukan pada ArcMap cukup banyak. Mulai melakukan georeferencing, digitasi, editing, pengaturan layuot peta (pengaturan warna, simbol, label, estetika peta, dll), sampai melakukan analisis data vector dan spasial (3D analyst, spatial analyst, dll).

ArcCatalog
ArcCatalog merupakan aplikasi yang digunakan untuk pengaturan database dan tata letak pada perangkat keras (laptop atau PC). Contohnya, untuk membuat file shapefile baru, maka kita buatnya pada ArcCatalog.

ArcToolbox
ArcToolbox merupakan aplikasi yang digunakan untuk melakukan beberapa analisis terhadap data vector. Misalnya kita mau melakukan pengaturan maupun conversi proyeksi, melakukan pemotongan data vector, overlay data vector, conversi polyline menjadi polygon. Pokok nya banyak, nanti tutorial nya menyusul yah.

ArcScene
ArcToolbox merupakan aplikasi yang digunakan untuk menampilkan melakukan interpretasi data dalam bentuk 3D.

ArcGlobe
ArcToolbox merupakan aplikasi yang digunakan untuk koneksi ke internet sehingga kita dapat melakukan interpretasi data ArcGIS kita ke dalam gambaran permukaan bumi.

Nah, dapat kan gambaran awal mengenai ArcGIS. Sebenarnya enak banget kita bermain software ArcGIS, seperti maen game. Bahkan lebih seru daripada main game soliter. Dan pastinya ke depan dengan mengetahui dan menjalankan software ini dapat menghasilkan uang. ITULAH INTINYA.

Buat memudahkan dalam menggunakan software ini, teman-teman dapat menambahkan extensi tambahan berupa DNR Garmin, XTools, dan Hawths Toosl (recomended buat geologist yang nantinya bermain di database dan planing drillholes). Nanti kalau ada kesempatan, saya tuliskan tutorial dan saya uploadkan softwarenya. Maaf klo saat ini saya belum sempat.