WELCOME to putradaribunda On Line

Terima kasih telah mengunjungi BLOG ini. Blog ini berisikan informasi yang sifatnya membangun dan jauh dari hal-hal berbau pornografi, karena blog ini mempunyai konsep edukasi.

About Me

Contact, personal information, education background, organizational background, working experiences, job skill, computer skill, hobbies.

Rabu, 15 Mei 2013

Kisah Empat Lilin


Ada empat lilin menyala, sedikit demi sedikit habis meleleh...
Suasana begitu sunyi, sehingga terdengarlah percakapan mereka...

Yang pertama berkata: "AKU ADALAH PERUBAHAN"...
Namun manusia tak mampu berubah menjadi lebih baik...
Mereka terlena dengan kesenangan mereka dan lebih suka bermalas-malasan...
Maka lebih baik aku memadamkan diriku saja...
Demikianlah sedikit demi sedikit lilin pertama padam...

Yang kedua berkata: "AKU ADALAH IMAN"...
Sayang aku tak berguna lagi...
Manusia tak mau mengenalku, beribadah pun tak mau tepat waktu...
Hanya karena mementingkan hobi dan kesenangan dunia mereka...
Untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala...
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkan nya...

Dengan sedih giliran lilin ketiga bicara: "AKU ADALAH CINTA"...
Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala...
Manusia hanya mencintai kekasih nya saja...
Dan terkadang mereka mengabaikan orang yang jelas menyayangi nya...
Yaitu orang tua nya dan keluarga nya...
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah lilin ke tiga...

Tanpa terduga...
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar dan melihat ketiga lilin telah padam...
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:
"Apa yang terjadi?!
Kalian harus tetap menyala!!!
Aku takut akan kegelapan"
Lalu ia menangis tersedu-sedu...

Lalu dengan terharu, lilin keempat berkata:...
Jangan takut, jangan menangis...
Selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat menyalakan ketiga lilin lain nya...
"AKULAH HARAPAN"...

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil lilin harapan...
Lalu menyalakan ketiga lilin lain nya...

Apa yang tidak pernah mati hanyalah "HARAPAN" yang ada dalam hati kita...
Dan masing-masing kita semoga bisa menjadi alat...
Seperti sang anak tersebut...
Yang dalam siap situasi apapun mampu menghidupkan kembali "IMAN, CINTA, dan PERUBAHAN"...
Dengan "HARAPAN" nya...

Kita memiliki kemampuan untuk menyalakan semangat nya
Demi menghidupkan "IMAN, CINTA, dan PERUBAHAN"...
Dengan "HARAPAN" nya...

Jaga selalu "HARAPAN" mu...


sumber:
http://www.youtube.com/watch?v=UzkllL4aLFI&feature=share

Minggu, 26 Juni 2011

SONIM XP3 QUEST PRO

Built For Life in the most inhospitable environements, the Sonim XP3 Quest Pro was designed and engineered in response to our customers’ requests for an upmost rugged phone that fuses first-class features with Sonim’s renowned premium rugged construction and durability.

Outfitted with the unparalleled protection of the Gorilla Glass, the Sonim XP3 Quest Pro raises, yet again, the bar of extreme ruggedness. It also boasts an extended Battery Life (up to 18 hours of talk time and 1500 hours of standby) and includes, among other capabilities, A-GPS, a powerfull LED torch, 2MP camera, and a suite of JAVA applications designed to meet every need of the avid hiker or the construction worker on the job site.The XP3 Quest Pro continues Sonim’s legacy of super-rugged phones. It provides another rock-solid, reliable lifeline for people who work and/or play in extreme environmental conditions.

And of course it's backed by Sonim’s industry-leading 3-Year Unconditional Guarantee.Comes with an upgraded:

* New Gorilla Glass
* Upgraded Firmware
* Improved Java Application Software
* Can add an 8mb memory card

Never before has a rugged phone been loaded with so much. Built for functionality in the elements, but styled with features for the way you live, the new The Sonim XP3 Quest is in a class by itself.
As the next generation of rugged phones, the new The Sonim XP3 Quest builds on a legacy of innovation and toughness. A built-in GPS tracks your location, no matter how far off the grid you may roam. Discover a remarkable picture opportunity on your adventure? The phone includes a 2MP camera to capture it.
But adding these features doesn’t mean this phone loses its grit.
The The Sonim XP3 Quest is completely submersible up to 1M for 30 minutes in water. Plus it’s guaranteed to meet the exacting measure of the Rugged Performance Standards. Sonim’s mission to provide rock solid reliable lifelines for people who work and/or play in extreme environments lives in the soul of the new The Sonim XP3 Quest – with a new design that’s as striking as it is rugged. And of course it’s backed by industry leading 3-year unconditional guarantee.

The Sonim XP3 Quest
SUBMERSIBLE to 1M for 30 minutes in water
Defends against damage from rain,fog and salt air

Impervious to dust and micro -Particles
Non-porous casing blocks entry of micro-particles

Durable Mechanics
Keypad buttons tested to 500,000 pushes

Screen toughness
Shock-resistant screen

Extra -loud audio
Talk/hear easily in noisy environments

GPS TR ACKING
Equipped with a turn-by-turn navigation application

RUGGE D 2MP Camera EXTR A-LONG Battery life
Up to 18 hours of talk and 1500 hours of standby

Ruggedisation


• Operational range -20˚C to +55˚C
• MIL-810F certification for salt, fog, humidity, transport shock and thermal shock
• Hardened rubber molded to casing by dual injection process
• Rated to 2.0m drop to concrete from any angle
• Vibration protection from 5Hz to 500Hz
• Non-porous casing blocks entry of micro-particles
• Keypad buttons tested to 500,000 pushes

Key Features
• E-mail
• 2MP Camera with Flash
• Built-in GPS
• Torch Light
• FM Radio
• MSD Card slot (up to 2 GB)
• J2ME

Core Platform/Functions
• Philips Nexperia 5210 platform
• ARM-9 processor
• EDGE tri-band (900, 1800,1900 MHz and 850,1800, 1900 Mhz)
• Support for more than 12 Languages
• Bluetooth (2.0) with DUN, POO, SPP, HSP, HFP
• WAP support (2.0)
• SMS capacity — up to 1000 messages
• PC Sync

Battery
• 1850mAh with up to 18 hours of talk time and 1500 hours of standby time

Physical characteristics
• Size: 119mm x 56mm x 25mm
• Weight: 170 grams
• GCF/CE certifications
• 7 soft keys / 10 programmable short-cuts
• 2.5mm Headset port and Mini USB for charging
• Dedicated volume keys

Audio system
• One single 20mm diameter water resistant speaker specially designed for higher volume transmission and reception
• Omni-directional microphone
• 58db signal-to-noise ratio

Display
• 176 x 220 resolution and 64,000 colors
• 67 x 37mm for display bar +7 rows of data Soft ware package

Standard services
• SMS
• WAP
• Polyphonic ringtone supported (MIDI)
• MP3 ringtone support
• Opera Mini
• Access to any website
• Landscape viewing
• Full-screen rendering, configurable image quality
• Java SDK

Standard Accessories
• Electrical wall charger
• Belt clip
• Screwdriver
• Wired Headset

Available Colors: Black.

The world’s only 3 year ‘no quibble’ guarantee.

* Payments using paypal requires verification process.
* Price listed on the web, valid for Indonesian territory. prices include the cost of customs.
* Free shipping for Jawa & Bali.
* Estimated delivery 14 days. does not include Saturday & Sunday.

SONIM XP3300 FORCE

Sonim XP3300 Force adalah Produk Premium yang di design bagi anda pekerja profesional yang mobile dengan berbagai aktivas yang terekstrem sekalipun. Berawal dari pelayanan bagi setengah juta pekerja di lingkungan paling ekstrem. Sonim RPS(Rugged Perfomance Standart), menghadirkan sertifikasi terbaru dari MIL-Spec dengan setifikasi IP68 dengan kemampuan bertahan pada air kedalam 2 meter, debu, micro partikel dan jatuh dari ketinggian 2 meter dengan layar setebal 1.5mm yang dilindungi oleh Gorilla glass.

Seri XP3300 Force dilengkapi dengan berbagai fitur baru diantaranya, kelas enterprise GPS untuk dioptimalkan pelacakan lokasi real-time yang akurat, Mobile Manajemen Ressource bagi anda para developers, kamera 2MP dengan LED dan digital zoom, penguatan pada kinerja sinyal, baterei yang tahan lama, peredem suara pada keramaian dan meningkatkan kecepatan dan besar memory yang tersedia untuk aplikasi java.

Fitur dan Kelengkapan:

ADVANCED JAVA
Opera Mini
®, City Cuiser®, JAVA Application Manager®


GPS
Equipped with GPS capabilities and navigation application


RUGGED 2MP CAMERA
With extra bright LED flash/torch


RUGGEDIZATION
• IP-68 certification, submersible to 2 meters for 1 hour
• External speaker protected by a waterproof GORE™ protective vent
• MIL-810G certification for salt, fog, humidity, transport shock,and thermal shock
• Hardened rubber molded to Fiberglass casing mix by dual injection
• Rated to 2 meter drop onto concrete from any angle
• Vibration protection from 5Hz to 500Hz and shock resistant up to 4G
• Non-porous casing blocks entry of dust and micro-particles
• Operational range -20˚C to +55˚C
• Shock & scratch resistant 1.5mm thick Corning® Gorilla® Glass screen
• Widely spaced keys for ease of use with gloved hands
• Impact resistant up to 5J on housing and 2J of impact energy on
screen (equivalent of a 4 meter drop of a 50g steel ball onthe display)

KEY FEATURES
• 2 inch bright (typ. 280cd/m²) high-resolution display for high visibility
• Noise cancelling microphone
• GPS
• JAVA MIDP 2.0/CLDC 1.1device
• 2 MP camera with LED Flash
• LED torch light
• MicroSD card slot (up to 16 GB card)
• FM Radio
• Media Player

CORE PLATFORM/FUNCTIONS
• MediaTek MT6235 platform
• GSM quad-band (850,900, 1800,1900 MHz)
• GPRS, EDGE class 12
• Bluetooth (2.1) with DUN, SPP, HSP, HFP, OPP, PBAP
• WAP 2.0 (XHTML)
• SMS, MMS (text, image, audio, video) - up to 3000 messages
• PC Tools, for contact and calendar synchronisation with MS Office
• Support for up to 25 languages

BATTERY
• 1750 mAh with up to 18 Hrs Talk Time and 800 Hrs Standby Time

PHYSICAL CHARACTERISTICS
• Size: 126mm x 60mm x 25mm
• Weight: 185 grams
• GCF/CE certifications
• 7 soft keys/10 programmable short-cuts
• 3.5mm waterproof headset and USB data ports (proprietary cable)
• Dedicated volume keys

AUDIO SYSTEM
• One single 23mm diameter water resistant speaker specially
designed for higher volume transmission and reception
• Omni-directional microphone with noise cancellation
• Max audio output: 100dB

MULTIMEDIA
Audio Formats:
• MP3
• AAC
• WAV

DISPLAY
• 2 inch, QVGA 240x320 resolution
• 30x40mm for display bar + 10 rows of data

SOFTWARE PACKAGE
• Standard services
SMS (incl. T9, Multitap modes), MMS 1.3
WAP 2.0
Polyphonic ring tone supported (MIDI)
MP3 ringtone support
• Native Email Client - POP3/SMTP, IMAP4
• Opera Mini
® HTML web browser
• City Cruiser
®, turn-by-turn voice guided navigation application
• JAM (JAVA application storefront)
• Downloadable Application:
NoteVault
® (records and transcribes voice notes to track last minute change requests)
• Mobile Ressource Management application


STANDARD ACCESSORIES
• Electrical wall charger
• Belt clip
• Screwdriver
• Stereo wired headset
• USB cable
• 3.5 mm USB adaptor

sumber: http://jogjaplasa.com

Sabtu, 16 April 2011

INTRUSI AIR LAUT



Intrusi atau penyusupan air laut ke dalam akuifer di daratan pada dasarnya adalah proses masuknya air laut di bawah permukaan tanah melalui akuifer di daratan atau daerah pantai, atau proses terdesaknya air bawah tanah oleh air asin/air laut di dalam akuifer pada daerah pantai. Apabila keseimbangan hidrostatik antara air tawar dan air asin di daerah pantai terganggu, maka akan terjadi pergerakan air asin/air laut ke arah darat dan terjadilah intrusi air laut. Terminologi intrusi pada hakekatnya digunakan hanya setelah ada aksi, yaitu pengambilan air bawah tanah yang mengganggu keseimbangan hidrostatik.


Interaksi antara airtanah dengan air laut (a) kondisi tidak terganggu (b) intrusi air laut karena pemompaan airtanah (http://oseanografi.blogspot.com/2005/07/densitas-salinitas-airlaut.html)

Adanya intrusi air laut ini merupakan permasalahan pada pemanfaatan air bawah tanah di daerah pantai, karena berakibat langsung pada mutu air bawah tanah. Air bawah tanah yang sebelumnya layak digunakan untuk air minum, karena adanya intrusi air laut, maka terjadi degradasi mutu, sehingga tidak layak lagi digunakan untuk air minum. Penyusupan air asin ini dapat terjadi antara lain akibat :

  1. Penurunan muka air bawah tanah atau bidang pisometrik di daerah pantai.

  2. Pemompaan air tanah yang berlebihan di daerah pantai.

  3. Masuknya air laut ke daratan melalui sungai, kanal, saluran, rawa, atau cekungan lainnya.

Hubungan antara air laut dengan air tanah pada akuifer pantai pada keadaan statis sesuai dengan hukum Ghyben-Herzberg. Kenyataan dengan adanya perbedaan berat jenis antara air laut dengan airtanah tawar, maka bidang batasnya tergantung pada hubungan keduanya.


Hubungan antara air laut dengan airtanah pada akuifer bebas di daerah pantai

Tekanan hidrostatis di titik A = B


Persamaan tersebut hanya berlaku jika :



  1. Muka air tanah (bidang pisometrik) berada diatas muka laut

  2. Muka air tanah (bidang pisometrik) miring ke arah laut

Pada kondisi yang dinamis, hukum Ghyben-Herzberg tidak sepenuhnya berlaku. Pada pantai yang landai perbedaan bidang batas yang sesuai dengan hukum Ghyben- Herzberg dengan bidang batas sesungguhnya kecil, sedangkan pada pantai curam perbedaan tersebut cukup besar. Panjang penyusupan air laut pada akuifer pantai tergantung pada :



  1. Tebal akuifer atau tebal zona jenuh air

  2. Koefisien kelulusan air

  3. Debit aliran air tanah per satuan luas akuifer

Komposisi air tanah cenderung berubah sepanjang lintasan perjalanannya menuju komposisi air laut  dan dominan terjadi perubahan pada anion. Air tawar pada daerah pantai didominasi oleh ion Ca2+ dan HCO3- yang merupakan hasil pelarutan dari kalsit. Pada air laut didominasi oleh ion Na+ dan Cl-, dan sedimen yang mengalami kontak langsung dengan air laut akan mengadsorpsi ion Na+ dalam zona yang cukup luas.

Ketika air laut mengintrusi air tawar pada daerah pantai, maka akan terjadi pertukaran ion/ion exchange yaitu :


Akan terjadi pertukaran ion Na+, dan ion Ca2+ akan dilepaskan, dimana X sebagai soil exchanger.


Jumat, 15 April 2011

SIFAT KIMIA AIR

Sifat Kimia Air


Salah satu yang menentukan kualitas air yaitu sifat kimia dari air tersebut. Beberapa sifat kimia air tersebut antara lain : densitas, salinitas dan pH.

Salinitas


Salinitas adalah banyaknya zat terlarut. Zat padat terlarut meliputi garam-garam anorganik, senyawa-senyawa organik yang berasal dari organisme hidup, dan gas-gas terlarut (Serrano Sergio E, 1997). Ciri paling khas pada air laut yang diketahui oleh semua orang ialah rasanya yang asin. Ini disebabkan karena didalam air laut terlarut garam-garam yang paling utama adalah natrum klorida (NaCl) yang sering disebut garam dapur. Selain NaCl, di dalam air laut terdapat pula MgCl2, kalium, kalsium dan sebagainya. Salinitas adalah jumlah berat semua garam (dalam gram) yang terlarut dalam satu liter air, biasanya dinyatakan dengan satuan o/oo (Nontji, 1986).

Secara ideal, salinitas merupakan jumlah dari seluruh garam dalam gram pada setiap kilogram air laut. Secara praktis, penentuan harga salinitas dilakukan dengan meninjau komponen yang terpenting saja yaitu klorida (Cl). Kandungan klorida ditetapkan pada tahun 1902 sebagai jumlah dalam gram ion klorida pada satu kilogram air laut. Penetapan ini mencerminkan proses kimiawi titrasi untuk menentukan kandungan klorida. Salinitas ditetapkan pada tahun 1902 sebagai jumlah total dalam gram bahan-bahan terlarut dalam satu kilogram air laut jika semua karbonat dirubah menjadi oksida, semua bromida dan yodium dirubah menjadi klorida dan semua bahan-bahan organik dioksidasi. Selanjutnya hubungan antara salinitas dan klorida ditentukan melalui suatu rangkaian pengukuran dasar laboratorium berdasarkan pada sampel air laut di seluruh dunia dan dinyatakan sebagai:

S (o/oo) = 0.03 +1.805 Cl (o/oo) (1902)

Lambang o/oo (dibaca per mil) adalah bagian per seribu. Kandungan garam 3,5% sebanding dengan 35 o/oo atau 35 gram garam di dalam satu kilogram air laut.
Persamaan tahun 1902 di atas akan memberikan harga salinitas sebesar 0,03 o/oo jika klorinitas sama dengan nol dan hal ini sangat menarik perhatian dan menunjukkan adanya masalah dalam sampel air yang digunakan untuk pengukuran laboratorium. Berdasarkan hal tersebut, pada tahun 1969 UNESCO memutuskan untuk mengulang kembali penentuan dasar hubungan antara klorinitas dan salinitas dan memperkenalkan definisi baru yang dikenal sebagai salinitas absolut dengan rumus:

S (o/oo) = 1.80655 Cl (o/oo) (1969)

Berdasarkan nilai salinitas dapat ditentukan tingkat keasinan air tanah berdasarkan klasifikasi Carroll, 1962.

Klasifikasi tingkat keasinan air tanah (Carroll, 1962 dalam Todd, 1980)










Densitas


Densitas merupakan salah satu parameter terpenting dalam mempelajari dinamika laut. Perbedaan densitas yang kecil secara horisontal (misalnya akibat perbedaan pemanasan di permukaan) dapat menghasilkan arus laut yang sangat kuat, sehingga penentuan densitas merupakan hal yang sangat penting dalam oseanografi. Lambang yang digunakan untuk menyatakan densitas adalah ρ (rho). Densitas air laut bergantung pada temperatur (T), salinitas (S) dan tekanan (p). Kebergantungan ini dikenal sebagai persamaan keadaan air laut (Equation of State of Sea Water) :


Pengaruh tekanan dapat diabaikan. Sedangkan pengaruh temperatur pada densitas kurang berarti dibandingkan dengan konsentrasi zat terlarut (gambar 4.2). karena itu, densitas air tanah sering dinyatakan hanya terkait dengan konsentrasi zat terlarut dalam air tanah, dimana temperatur diasumsikan konstan.

Penentuan dasar pertama dalam membuat persamaan di atas dilakukan oleh Ekman pada tahun 1902. Pada persamaan, ρ dinyatakan dalam g/cm-3. Penentuan dasar yang baru didasarkan pada data tekanan dan salinitas dengan kisaran yang lebih besar, menghasilkan persamaan densitas baru yang dikenal sebagai Persamaan Keadaan Internasional (The International Equation of State, 1980). Persamaan ini menggunakan temperatur dalam oC, salinitas dari Skala Salinitas Praktis dan tekanan dalam dbar (1 dbar = 10.000 pascal = 10.000 N m-2). Densitas dalam persamaan ini dinyatakan dalam kg/m-3. Jadi, densitas dengan harga 1,025 g/cm-3 dalam rumusan yang lama sama dengan densitas dengan harga 1025 kg/m-3 dalam Persamaan Keadaan Internasional.


Hubungan densitas air, temperatur dan klorinitas (ILRI, 1972 dalam Essink, 2001)

Densitas bertambah dengan bertambahnya salinitas dan berkurangnya temperatur, kecuali pada temperatur di bawah densitas maksimum. Densitas air laut terletak pada kisaran 1025 kg/m-3 sedangkan pada air tawar 1000 kg/m-3. Para oseanografer biasanya menggunakan lambang σt (huruf Yunani sigma dengan subskrip t, dan dibaca sigma-t) untuk menyatakan densitas air laut. dimana σt = ρ - 1000 dan biasanya tidak menggunakan satuan (seharusnya menggunakan satuan yang sama dengan ρ). Aturan praktis yang dapat kita gunakan untuk menentukan perubahan densitas adalah : σt berubah dengan nilai yang sama jika T berubah 1oC, S 0,1, dan p yang sebanding dengan perubahan kedalaman 50 m.

pH

pH adalah nilai log negatif dari konsentrasi ion hidrogen. Nilai pH sangat bergantung pada reaksi biologi dan kimia, daya larut ion unsur besi, dan kontak dengan lingkungan sekitarnya. Nilai pH air yang normal adalah netral, yaitu antara pH 6 sampai pH 8 (Fardiaz, 1992). Air yang pH-nya kurang dari 7 bersifat asam, sedangkan yang pH-nya lebih dari 7 bersifat basa.

SIFAT FISIK AIR

Sifat fisik airtanah adalah sifat air yang dapat terdeteksi oleh indra penglihatan, indra pembau dan indra perasa. Karakteristik fisik meliputi warna, bau, rasa, kekentalan, kekeruhan dan temperatur.

Warna

Warna air dapat disebabkan oleh adanya zat-zat atau material organik yang terkandung dalam air bersih yang berupa suspensi maupun yang terlarut. Intensitas warna dalam air dapat diukur dengan menggunakan satuan unit warna standar yaitu 1 mg/l platina.

Bau dan Rasa

Bau dapat disebabkan oleh zat-zat atau gas-gas yang memiliki aroma-aroma tertentu di dalam air dan terhisap oleh indra pembau seperti gas H2S, NH3, senyawa fenol, cloro fenol dan lain-lain. Rasa ditentukan oleh adanya garam atau zat lain baik yang terlarut dalam air seperti MgSO4, Na2SO4 dan NaCl.

Kekentalan

Kekentalan dapat dipengaruhi oleh partikel-partikel di dalam air. Semakin banyak partikel dalam air akan semakin kental. Selain itu apabila suhunya semakin tinggi, maka kekentalannya semakin berkurang atau semakin encer.

Kekeruhan

Kekeruhan disebabkan oleh adanya zat-zat yang terkandung di dalam air tetapi tidak terlarutkan, misalkan batulempung, batulanau dan zat-zat organik serta organisme.

Suhu

Suhu adalah ukuran energi gerakan molekul. Air yang baik harus memiliki temperatur sama dengan temperatur udara (20-26°C). Air yang secara mencolok mempunyai temperatur di atas atau di bawah temperatur udara berarti mengandung zat-zat tertentu (misalnya fenol yang terlarut di dalam air cukup banyak) atau sedang terjadi proses tertentu (proses dekomposisi bahan organik oleh mikroorganisme yang menghasilkan energi) yang mengeluarkan atau menyerap energi dalam air.

Kamis, 14 April 2011

AIR TANAH

Air tanah dapat diartikan sebagai air yang terkandung dalam tanah, mengisi pori atau rongga – rongga tanah dan batuan. Air tanah pada umumnya berasal dari air hujan  yang jatuh di permukaan kemudian terinfiltrasi ke dalam tanah yang merupakan bagian dari siklus hidrologi (Suharyadi, 1984).

Sebagian besar air tanah adalah termasuk dalam rangkaian / bagian dari daur hidrolog, termasuk air permukaan dan air atmosfir.

Siklus Hidrologi (Australian Water Resources Council, dalam Todd, 1980)

Berdasarkan asalnya, air tanah dapat dibagi atas :



  • Air connate

Yaitu air yang terperangkap dalam rongga – rongga batuan sedimen pada saat diendapkan. Air tersebut dapat berasal dari air laut atau air tawar dan bermineral tinggi.



  • Air  juvenil

Yaitu air yang berasal dari magma gunung berapi atau kosmik yang bercampur dengan air permukaan. Air juvenil ini biasa disebut air magma, air vulkanik dan air kosmik, tergantung dari sumbernya.



  • Air meteorik

Yaitu air yang berasal dari resapan air permukaan termasuk di dalamnya air hujan.

Berdasarkan sifat dan tempat terbentuknya, air tanah dapat dibedakan dalam dua tipe, antara lain air tanah dangkal dan air tanah dalam.

Profil air tanah bebas dan air tanah tertekan (Todd, 1980)



  • Air Tanah Dangkal / Air Tanah Bebas (Unconfined  Water)

Air tanah dangkal kondisinya dalam posisi berhubungan dengan udara luar atau permukaan bumi dapat berhubungan langsung dengan air permukaan dan fluktasi yang bervariasi terdapat dalam tanah (soil) atau dalam celah batuan yang terbuka. Secara vertikal air tanah dangkal dapat digambarkan dalam dua zona yaitu zona aerasi dan zona saturasi. Zona aerasi merupakan daerah air tanah yang mengandung sebagian air dan sebagian udara, sedangkan zona saturasi adalah bagian tanah atau batuan yang terisi penuh oleh air dibawah pengaruh tekanan hidrostatik.



  • Air Tanah Dalam / Air Tanah Tertekan (Confine Water, Artesian)

Air tanah dalam terdapat dalam formasi yang mengandung akuifer, tidak berhubungan langsung dengan permukaan bumi. Posisi ideal berada di antara di bawah dan di atas batuan impermeable (kedap air).